Baik kacang almond maupun kenari merupakan tambahan yang berharga untuk pola makan sehat, karena menawarkan berbagai nutrisi penting. Namun, profil nutrisinya berbeda, menjadikannya pilihan yang lebih baik tergantung pada kebutuhan diet Anda. Kacang kenari unggul dalam kandungan omega-3, sedangkan almond unggul dalam protein dan serat. Memahami perbedaan ini dapat membantu Anda memaksimalkan manfaat setiap kacang.
Asam Lemak Omega-3: Kacang Kenari Memimpin
Kacang kenari adalah sumber asam alfa-linolenat (ALA) yang unggul, asam lemak omega-3 nabati yang dikenal karena sifat anti-inflamasinya. Menurut ilmuwan makanan Bryan Quoc Le, kenari memiliki kandungan omega-3 yang jauh lebih tinggi dibandingkan almond. Satu ons kenari menyediakan sekitar 2,38 gram ALA, dibandingkan dengan sedikit kacang almond dalam jumlah yang sama. Perbedaan ini sangat penting karena ALA mendukung kesehatan jantung dan otak dengan mengurangi peradangan dan stres oksidatif.
Ahli diet kardiologi preventif Michelle Routhenstein menekankan bahwa ALA bertindak sebagai antioksidan, yang selanjutnya meningkatkan efek perlindungannya. Memilih kenari secara teratur dapat berkontribusi menurunkan risiko penyakit jantung.
Protein dan Serat: Almond Menawarkan Lebih Banyak
Almond mengandung lebih banyak protein dan serat dibandingkan kenari. Satu ons almond menghasilkan 6,1 gram protein dan 3,5 gram serat, sedangkan satu ons kenari menyediakan 4 gram protein dan 2 gram serat. Kandungan yang lebih tinggi ini membuat almond lebih mengenyangkan, memperlambat pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang.
Peningkatan protein dan serat dalam almond juga membantu pengelolaan berat badan dan pengendalian gula darah, menjadikannya pilihan cerdas bagi mereka yang mencari rasa kenyang yang berkelanjutan.
Manfaat Kesehatan Jantung: Kedua Kacang Berkontribusi
Kedua kacang tersebut menawarkan manfaat kardiovaskular, meski melalui mekanisme yang berbeda. Kandungan ALA yang tinggi pada kacang kenari, dikombinasikan dengan polifenol dan pitosterol, mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan menurunkan kolesterol LDL. Mereka juga mengandung L-arginine, asam amino yang mendukung aliran darah yang sehat.
Almond kaya akan vitamin E, yang melindungi sel dari stres oksidatif dan oksidasi LDL. Penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin E yang lebih tinggi mengurangi risiko penyakit jantung. Kedua kacang tersebut berkontribusi terhadap kesehatan jantung, namun pendekatannya berbeda: kenari fokus pada pengurangan peradangan, sedangkan almond melindungi dari kerusakan oksidatif.
Pengelolaan Berat Badan: Almond Memiliki Sedikit Keunggulan
Meskipun padat kalori, kacang-kacangan dapat membantu mengendalikan berat badan karena nutrisinya yang mengenyangkan. Namun, kandungan protein dan serat almond yang lebih tinggi memberikan sedikit keuntungan dalam hal ini. Kedua kacang ini dapat dimasukkan ke dalam pola makan seimbang jika dikonsumsi dengan hati-hati, namun faktor rasa kenyang yang lebih besar pada kacang almond mungkin lebih efektif untuk pengelolaan berat badan jangka panjang.
Perbandingan Nutrisi (per porsi 1 ons)
| Nutrisi | almond | kenari |
|---|---|---|
| Kalori | 164 | 185 |
| Protein | 6.1g | 4g |
| Serat | 3,5 gram | 2g |
| ALA (Omega-3) | Jejak | 2,38g |
| Vitamin E | Tinggi | Sedang |
Kesimpulannya, memilih antara almond dan walnut bergantung pada prioritas Anda. Jika Anda menginginkan asupan omega-3 yang maksimal, kenari adalah pilihan yang lebih baik. Untuk protein, serat, dan vitamin E yang lebih tinggi, almond adalah pilihan yang lebih unggul. Keduanya berkontribusi terhadap kesehatan jantung dan dapat mendukung pengelolaan berat badan bila dimakan dalam jumlah sedang.


















