YouTube video

Blueberry semakin dikenal sebagai tambahan yang ampuh untuk diet jantung sehat. Selain biji-bijian dan protein tanpa lemak, mengonsumsi buah ini juga dapat memberikan manfaat yang signifikan – mulai dari mengelola kolesterol hingga mengurangi peradangan. Para ahli menegaskan bahwa konsumsi blueberry secara teratur merupakan langkah praktis untuk menurunkan risiko kardiovaskular.

Mengapa Blueberry Penting untuk Jantung Anda

Ahli jantung menekankan pentingnya makanan kaya nutrisi dalam mencegah penyakit jantung. Blueberry menonjol karena konsentrasi tinggi vitamin, mineral, dan khususnya serat larut. Serat ini membantu menghilangkan kolesterol dari tubuh, secara efektif mendukung kadar kolesterol yang sehat.

Seperti yang dijelaskan Julia Zumpano, RD, dari Klinik Cleveland, “Serat larut bertindak seperti sistem pembersihan alami, menjaga kolesterol Anda tetap terkendali.”

American Heart Association mencatat bahwa kebanyakan orang Amerika tidak mengonsumsi cukup serat setiap hari. Blueberry menyediakan cara mudah untuk meningkatkan asupan, dengan hanya satu cangkir yang mengandung sekitar 3,5 gram serat – kontribusi besar terhadap rekomendasi 25-38 gram per hari.

Selain Kolesterol: Gula Darah dan Stres Oksidatif

Blueberry bukan hanya tentang kolesterol. Buah ini juga menjanjikan dalam mengatur kadar gula darah, sehingga berpotensi menjadikannya pilihan buah yang lebih baik bagi penderita diabetes atau pra-diabetes. Sebuah penelitian pada orang dewasa muda menunjukkan bahwa mengonsumsi 150 gram blueberry setelah makan meningkatkan pengelolaan glukosa, mungkin karena sifat antioksidan buah tersebut.

Peningkatan gula darah diketahui merupakan faktor risiko penyakit jantung. Seperti yang dikatakan Zumpano, “Kadar gula darah yang tidak sehat dapat menyebabkan peradangan dan melipatgandakan risiko penyakit jantung.”

Selain itu, blueberry kaya akan antosianin – antioksidan kuat yang melawan stres oksidatif. Stres oksidatif akibat kebiasaan makan yang buruk (kelebihan gula, lemak, dan garam) dan dapat merusak sel. Antioksidan membantu melindungi terhadap kerusakan ini, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memastikan sejauh mana manfaat ini.

Cara Memaksimalkan Dampak Blueberry

Cara termudah untuk memasukkan blueberry ke dalam makanan Anda adalah dengan menambahkannya ke makanan umum seperti oatmeal, yogurt, atau smoothie. Meskipun memasak mengurangi beberapa nilai gizinya, blueberry mentah atau beku menawarkan manfaat paling ampuh.

Dr Evelina Grayver, ahli jantung di Rumah Sakit Universitas North Shore, merekomendasikan untuk mengonsumsi setidaknya satu cangkir setiap hari. Dia mencatat, “Jika Anda minum 1 cangkir sehari, Anda sudah mendapatkan manfaat yang cukup.”

Baik segar, beku, atau dicampur ke dalam makanan favorit Anda, blueberry menyediakan cara sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan jantung.

Kesimpulan: Blueberry adalah cara praktis dan mudah diakses untuk meningkatkan kesehatan jantung melalui kepadatan nutrisi, kandungan serat, dan sifat antioksidannya. Meskipun penelitian lebih lanjut selalu bermanfaat, memasukkan blueberry ke dalam makanan Anda adalah langkah mudah untuk mengurangi risiko kardiovaskular dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.